Minggu, 31 Maret 2013

pulau sekatung (peta wilayah indonesia)




Jika kita melihat peta Kepulauan Riau tentunya kita akan melihat ribuan pulau yang terbentang, sebaagian pulau pulau kecil ada yang berbatasan langsung dengan negara lain, jika pulau kecil tersebut diabaikan bisa bisa disabet sama negara tetangga (kasus lipadan dan ligitan) .

Nah kali ini kita akan coba meneropong lebih dekat sebuah pulau kecil di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, pulau yang kaya dengan sumber daya alam (gas natuna) dan biota laut ini menjadi salah satu pulau yang menjadi incaran negara negara lain.Berdasarkan Keppres R.I. Nomor 78 tahun 2005. Pulau Sekatung termasuk dalam 12 pulau terluar yang memerlukan penanganan khusus.

Pulau Sekatung adalah pulau terluar dan paling utara dari wilayah provinsi Kepulauan Riau yang terletak di laut Cina Selatan dan berbatasan dengan negara Vietnam. Pulau Sekatung ini merupakan wilayah dari kabupaten Natuna, provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berada di sebelah timur-laut dari pulau Laut dengan koordinat 4° 47′ 45″ LU, 108° 1′ 19″ BT .

Posisinya yang berada dilaut cina selatan berbatasan dengan tiga negara sekaligus yaitu Vietnam, Thailand dan Malaysia. Luas pulau berpenduduk 5 KK ditambah 1 pleton pasukan TNI ini sekitar 1.65 Km persegi menjadikannya salah satu pulau dengan jumlah penduduk paling sedikit dikarenakan sumber air bersih disini tidak tersedia.

Sekatung berada di bagian utara Kepulauan Natuna dan termasuk dalam gugusan Pulau Natuna selain Pulau Sedanau, Bunguran dan Midai. Pulau Sekatung berada di sebelah utara Pulau Laut dan dipisahkan oleh Selat Setakong dengan lebar sekitar 40 meter. Pulau Sekatung termasuk dalam 12 pulau terluar yang memerlukan penanganan khusus.Secara geografis Pulau Sekatung lebih dekat ke Ho Chi Minh City (Vietnam) daripada ke Jakarta yang berjarak 1.000 kilometer lebih.


KEINDAHAN ALAM DAN MASYARAKATNYA


DEMOGRAFI DAN SOSIAL BUDAYA : Aksesibilitas menuju Pulau Sekatung tidak mudah, hal ini disebabkan pulau ini terpisah jauh dari pulau-pulau lain yang ada di gugusan Kepulauan Natuna. Untuk menuju ke pulau ini dapat dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama adalah jalur dari Ranai (ibukota Kabupaten Natuna) ke Sedanau (ibukota Kecamatan Bunguran Barat) menggunakan Kapal (speedboat) penyeberangan dari Pelabuhan Binjai. Dari Ranai ke Binjai menggunakan angkutan umum darat yang memakan waktu kurang lebih 30 menit. Dari Binjai ke Sedanau perjalanan dengan speedboat membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk menyeberang. Di Sedanau banyak terdapat perahu motor (pompong) berkapasitas 12 s/d 20 orang yang dapat disewa untuk menyeberang ke Pulau Sekatung. Selain itu dapat juga menumpang kapal pompong masyarakat yang akan menyeberang ke Pulau Laut. Penyeberangan menuju Pulau Sekatung sejauh kurang lebih 65 mil
GEOFISIK DAN KLIMATOLOGI : Pulau Sekatung memiliki iklim tropis basah dengan suhu udara berkisar 23o?32o C. Iklim di pulau ini dipengaruhi oleh perubahan arah angin, yaitu Angin Muson Timur (bulan Mei-September) dan Angin Muson Barat (bulan Nopember-Maret). Sedangkan bulan April dan Oktober merupakan masa transisi antara kedua angin tersebut. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan Maret hingga Mei, ketika angin bertiup dari arah utara. Sedangkan musim hujan terjadi pada bulan September hingga Februari, saat angin bertiup dari arah timur dan selatan. Curah hujan rata-rata per tahun berkisar antara 2000 mm dengan kelembaban udara sekitar 85%.

SARANA DAN PRASARANA : Berdasarkan kondisi fisik, Pulau Sekatung berbentuk bukit kecil dengan ketinggian sekitar 5-6 meter di atas permukaan laut. Lereng sebelah utara agak curam dan di sebelah selatan topografinya bergelombang. Batuan tersusun dari endapan permukaan dan batuan sedimen. Secara umum struktur geologi Pulau Sekatung terdiri dari Formasi Aluvial (QA), Formasi Batuan Mafik dan Ultramafik (Jmu). Pantai di pulau ini berbatu dengan patahan karang di sekitar pulau. Kedalaman perairan sekeliling pulau dengan tipe pantai demikian adalah 0-5 meter dan kedalaman pada jarak yang lebih jauh dari pulau sekitar 10-15 meter. Kondisi permukaan perairan di Pulau Sekatung cukup tenang, namun tidak demikian apabila terjadi musim utara. Kecerahan (visibility) perairannya cukup jernih yaitu 8-10 meter. Tipe substratnya berbatu dan berupa patahan karang. Nilai rata-rata kondisi perairan Pulau Sekatung untuk C, pH 7-8, salinitas 31 ?, DO?masing-masing parameter adalah suhu 30,3 10,40 mg/l, BOD 4,00 mg/l.

POTENSI SUMBERDAYA ALAM : Potensi yang selalu ada di Pulau ini adalah telur penyu.Terumbu Karang Pulau Sekatung dikelilingi gugusan terumbu karang yang cukup lebar. Jarak antara batas daratan dengan tubir karang di bagian tenggara pulau tersebut mencapai 2 km. Pada saat surut terendah, sebagian areal perairan dangkal tersebut akan kering, kecuali bagian cekungan yang merupakan alur keluar masuk perahu atau kapal nelayan. Pada saat pasang dan digenangi air, ditemukan beberapa biota diantaranya penyu sisik, beberapa gerombolan ikan hias dan anakan ikan baronang. Terumbu karang ditemukan pada kedalaman 3-5 meter dengan persentase penutupan terumbu karang sekitar 9%. Genus-genus karang yang ditemukan di Pulau Sekatung adalah Porites, Acropora, Favites, Goniopora, Fungia, Pocillopora, Favia, Lobophyllia, Stylophora, Astreopora, Montipora dan Galaxea. VEGETASI PANTAI Jenis pantai di Pulau Sekatung yaitu pantai bertebing curam dan vegetasi yang dominan terdapat di pulau ini adalah semak belukar berupa pohon hutan dengan kerapatan 5 s/d 10 individu/100m2 yang tumbuh.

Dengan dikelilingi air laut yang masih bening, Pulau Sekatung sangat indah. Udaranya pun segar dan bebas polusi. Terumbu Karang Pulau Sekatung dikelilingi gugusan terumbu karang yang cukup lebar. Jarak antara batas daratan dengan bibir karang di bagian tenggara pulau tersebut mencapai 2 km. Pada saat surut terendah, sebagian areal perairan dangkal tersebut akan kering, kecuali bagian cekungan yang merupakan alur keluar masuk perahu atau kapal nelayan. Pada saat pasang dan digenangi air, ditemukan beberapa biota diantaranya penyu sisik, beberapa gerombolan ikan hias dan anakan ikan baronang. Terumbu karang ditemukan pada kedalaman 3-5 meter dengan persentase penutupan terumbu karang sekitar 9%. Genus-genus karang yang ditemukan di Pulau Sekatung adalah Porites, Acropora, Favites, Goniopora, Fungia, Pocillopora, Favia, Lobophyllia, Stylophora, Astreopora, Montipora dan Galaxea.

Jenis pantai di Pulau Sekatung yaitu pantai bertebing curam dan vegetasi yang dominan terdapat di pulau ini adalah semak belukar berupa pohon hutan dengan kerapatan 5 s/d 10 individu/100m2 yang tumbuh. Sayangnya, pulau ini memiliki fasilitas yang minim sehingga tak nyaman dihuni. Kondisi Pulau Sekatung juga tidak memiliki sumber air bersih. Situasi ini membuat makin sedikit warga yang benar-benar tinggal di Pulau Sekatung.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar